Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat (Permendikbud 49/2014 Pasal 1:14)

14 Januari 2008

Guru Yang Bijaksana

Dalam salah satu catatannya yang dikutip oleh majalah al-Izzah No.12 / Th.1, 31 Desember 200, Imam Hasan al-Bana mengkisahkan:

Saya tidak dapat melupakan kenangan manis saya bersama guru saya, Badir Bik. Saya tak melupakan jasanya kepada kami. Pihak Darul Ulum menugaskannya untuk mengajar Sastra Arab dan Mengarang. Katika itu kami sudah tingkat tiga. Ia masuk ke dalam kelas kami dengan wajah murung sambil berkata,
"Apakah kalian tahu bahwa kalian semua sedang menghadapi kejadian yang sangat menyedihkan?" Kami bertanya, "Peristiwa apakah itu?" Iapun menjelaskan, "Saya telah ditugaskan mengajar pelajaran Sastra Arab Jaman Abbasiyah yang merupakan bagian dari sastra Arab. Saya tidak mengetahui apapun mengenainya. Saya akan memberitahu guru yang cakap dalam masalah ini. Ia adalah Syaikh Najati. Pergi, temuilah ia. Mintalah pihak Darul Ulum untuk meringankan beban saya ini dan menyerahkannya pada Syekh Najati. Percayalah, saya sedang memberi nasihat yang benar. Nasihat yang benar harus diikuti."

Kamudian kamipun mulai menghibur Syeikh Badir. Tetapi ia berkata,
"Jangan coba mengecoh saya mengenai diri saya pribadi. Saya lebih mengenal diri saya sendiri. Saya faham tujuan kalian. Yang saya inginkan adalah kebaikan bagi kalian."

Ada pelajaran yang bisa kita ambil dari kisah tersebut. Di antaranya:
  1. Seorang guru tidak perlu malu untuk berterusterang akan kompetensi dirinya dalam suatu matakuliah, selama keterusterangannya tersebut disertai solusi. Guru harus terbuka dan membangun situasi dialogis dengan muridnya.
  2. Seorang guru harus mengenali kompetensi dirinya dan guru lainnya, serta tidak merasa berat untuk mengakui kompetensi tersebut. Ia harus dapat menyerahkan tugas mengajar kepada guru lain sekiranya guru tersebut lebih kompeten dibandingkan dirinya.
  3. Seorang guru harus menjadi bagian dari muridnya, sehingga ia dapat mengukur apakah dirinya bisa memberikan yang terbaik bagi muridnya. Dan agar ia selalu berfikir apapun yang terbaik bagi muridnya.
  4. Seorang guru harus memastikan kalau dirinya dapat memberikan perkuliahan dengan jaminan pengetahuan dan pengalamannya dalam matakuliah tersebut.
  5. Seorang guru harus jujur, seperti Imam Syafi'i. Beliau apabila ditanya tentang sesuatu yang tidak diketahuinya akan menjawab, "Saya tidak tahu".

1 komentar :

  1. wah,,,memang begitu seharusnya seorang guru...
    jadi malu..krena sya blum pntas menjadi guru..:p

    BalasHapus

Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya