Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat (Permendikbud 49/2014 Pasal 1:14)

16 Juli 2008

I with IM3 goes to Campus



Presentasi bersama IM3 tentang internet di acara Masa Orientasi Siswa SMU Ciledug
Aula Utama al-Musaddadiyah, 16 Juli 2008


Apakah Internet itu?

Definisi Menurut Wikipedia: The Internet is a worldwide, publicly accessible series of interconnected computer networks that transmit data by packet switching using the standard Internet Protocol (IP). It is a "network of networks" that consists of millions of smaller domestic, academic, business, and government networks, which together carry various information and services, such as electronic mail, online chat, file transfer, and the interlinked web pages and other resources of the World Wide Web (WWW).

Sederhananya, internet merupakan gabungan jaringan komputer seluruh dunia yang dengannya setiap orang dapat berbagi sumber daya dan layanan, juga berkomunikasi

Internet itu ramai tidak sih?

Berapa jumlah pengguna internet sekarang? Menurut Internet Word Stats, jumlah pengguna internet hingga Maret 2008 adalah 1,407,724,920 pengguna (http://www.internetworldstats.com)

Berselancar internet melalui IM3

Sedikitnya ada dua saluran yang disediakan oleh kebanyakan Provider Seluler, yakni: General Packet Radio Service (GPRS / 2.5G) dan High Speed Download Packet Access (HSDPA / 3.5G)

IM3 adalah operator yang pertama kali menggunakan GPRS. Teknologi yang bisa membuat pengaksesan data menjadi lebih cepat, dengan kecepatan maksimal mencapai sekitar 144 kbps (kilo byte per second). Tapi sayangnya kelebihan ini belum bisa dilakukan secara maksimal, karena keterbatasan handphone yang tersedia di pasaran Indonesia. Sebagian besar ponsel di pasaran hanya bisa mempunyai kecepatan antara 20-40 kbps. Selain itu sebagian ponsel yang digunakan masih berteknologi single band yang sulit mengakses GPRS. Tapi seiring banyaknya ponsel baru berteknologi dual band, keterbatasan tersebut bisa teratasi. (www.korantempo.com)

Seberapa cepat akses internet via HSDPA IM3?

PT Indosat Tbk baru saja menambah kecepatan akses data layanan mobile broadband 3,5G miliknya usai meng-upgrade teknologi yang digunakan sebelumnya, dari High Speed Downlink Packet Access (HSDPA) menjadi High Speed Packet Access (HSPA). Dengan demikian, kecepatan akses data layanan tersebut yang tadinya cuma memberikan askes downlink maksimal 3,6 Mbps dan uplink 384 kbps, kini bisa mencapai akses download 14,4 Mbps dan upload hingga 1,4 Mbps.  (Achmad Rouzni Noor II – detikinet)

Apa kata pengguna 3.5G IM3?

Sofyan Hadi - divisi IT di PT. Astra Graphia (Fuji Xerox): Saat saya mencoba IM3, ternyata di rumah malah bisa dapat sinyal 3,5G, dan bisa download file dengan speed 30 KB/s…, cepet sekali untuk ukuran di Indonesia. Saya download file 60 MByte kira-kira hanya butuh waktu satu jam yang artinya hanya memakan pulsa Rp. 6.000. Coba bandingkan kalau pake volume base….(60000 KB x Rp 1 = Rp 60.000). Tapi ingat kadang-kadang walaupun dapat sinyal 3.5G, tapi speednya payah, jadi tergantung posisi, dan banyaknya yang lagi pake akses internet. Beruntung di daerah rumah saya bisa dengan kecepatan tersebut diatas. Jadi sekarang dengan biaya Rp 100/menit sudah bisa menikmati internet kecepatan yang lumayan, Jauh diatas kecepatan telkomnet instan dengan tarif yang sama. (isengnulis.wordpress.com)

Contoh tempat nongkrong kaula muda di Internet

  1. Ajang kenalan: Friendster adalah internet social network service, ditemukan oleh Jonathan Abrams pada bulan Maret 2002, dibeli oleh Google seharga US$ 30 juta.
  2. Ajang tuker Video: Youtube adalah video sharing website dimana pengguna dapat melihat, mempublikasikan, dan membagi videonya dengan orang lain. Ditemukan Februari 2005 oleh tiga orang pegawai PayPal, dan dibeli oleh Google seharga US$ 1.65 Milyar
  3. Ajang Komunikasi: Yahoo Messenger, ditemukan oleh Yahoo, diluncurkan tanggal 9 Maret 1998.
  4. Forum Diskusi: Ajang Kita, adalah sebuah forum diskusi di internet yang menyajikan beragam topik. Situs ini dikelola secara personal dan independen, bukan oleh perusahaan atau lembaga tertentu.
Internet dan Pornografi

Berdasarkan laporan yang dikeluarkan oleh American Demographics Magazine menunjukkan adanya peningkatan keberadaan situs porno di internet. Data itu diperoleh dari sextracker.com. Jumlah situs dewasa yang menyediakan pornografi meningkat dari 22.100 pada 1997 menjadi 280.300 pada 2000 atau melonjak 10 kali lebih dalam kurun tiga tahun. Transaksi di Amerika hampir bernilai AS$1,4 miliar pada 1998. Menurut survei yang pernah dilakukan oleh Forester Research pada awal tahun 90-an, hampir 80% lalu lintas internet selalu mengarah ke situs-situs dewasa (porno). (Mudiardjo)

Serangan Setan Melalui Email dan IM

Hasil survei "Online Survival Guide Consumer Reports" secara global per September 2005, 47% responden mengaku menerima konten serta pesan sampah (spam) bernada pornografi. Dari riset itu diperkirakan lebih dari dua juta anak secara tak sengaja melihat pesan sampah bernada porno itu.

Hasil Riset Finkelhor, Mitchell, dan Wolak dari Online Victimazation pada Juni 2000 menyatakan, enam dari sepuluh remaja usia belasan menerima e-mail atau pesan instan (IM) dari orang yang tak dikenal, di mana 63% diantaranya mengaku merespon balik pesan yang diterimanya. Jumlah itu diperkirakan meningkat seiring bertambahnya jumlah pengguna internet di kalangan usia remaja. Hasil survei itu dipaparkan Platform Strategic Manager Microsoft Indonesia Subhan Novianda dalam seminar yang dihadiri sekitar 200 peserta. (Rouzni)

Akibat dari Pornografi

Yayasan Buah Hati melakukan survei sepanjang tahun 2005 di antara kalangan anak-anak SD, usia 9-12 tahun. Respondennya 1.705 anak di Jabodetabek. Ditemukan, ternyata 80 persen dari anak-anak itu sudah mengakses materi pornografi dari bermacam-macam sumber. Bisa di komik-komik, VCD, DVD, dan situs-situs. Dari hasil survei BKKBN tahun 2002 diketahui, hampir 40 persen remaja pernah berhubungan seks sebelum menikah (Maris).

Laki-Laki Atau Perempuankah Yang Menjadi Target Pornografi ?

Berdasarkan survei oleh perusahaan software TopTenReviews ini, 28 persen pengunjung situs porno adalah wanita, 17 persen diantaranya mengaku mengalami kecanduan. (LancasterOnline)

Tips Aman Berselancar
  1. Jangan terlalu percaya terhadap informasi yang diberikan orang di internet.
  2. Waspadalah terhadap orang yang terlalu ingin tahu banyak tentang anda.
  3. Tinggalkan orang yang mempengaruhi atau mempropokasi anda untuk melakukan hal buruk.
  4. Jangan curhat kepada orang yang tidak dikenal.
  5. Hapus kiriman dari sumber yang tidak dikenal.
  6. Selalu ingat bahwa Tuhan juga ada di dunia maya.
Internet Addiction

Kecanduan internet menjadi masalah bagi manusia saat aktivitasnya di dunia maya tidak memberi kontribusi baik terhadap aktivitasnya di dunia nyata, serta menyebabkan dirinya lupa akan kebutuhan fisik, psikologi, dan lingkungan sosial disekitarnya.

Untuk mengukur tingkat kecanduan anda terhadap internet, cobalah mengikuti tes yang disediakan di alamat berikut ini : http://www.netaddiction.com/resources/internet_addiction_test.htm

Mengatasi Kecanduan Internet
  1. Cari tahu masalahnya. Jika Anda menggunakan internet sebagai pelarian dari masalah depresi, gelisah atau masalah hubungan, bukan internet tempat pelariannya. Memanfaatkan internet sebagai tempat pelarian hanya akan membuat Anda semakin candu dengan internet. Psikoterapi bisa menjadi alternatif solusinya. Disana Anda bisa belajar keahlian bagaimana memanajemen stres dengan baik.
  2. Kenali pemicunya. Menjadi seorang pecandu internet tentu karena dipicu suatu hal. Cari tahu dan kenali pemicunya. Apakah Anda bosan, stres atau kesepian? Jika hal tadi yang menjadi penyebabnya, coba buat daftar cara alternatif untuk mengatasi perasaan itu misalnya dengan jalan-jalan bersama teman.
  3. Kurangi sedikit demi sedikit kebiasaan berlama-lama di internet. Bagi yang sudah keranjingan dengan internet, cobalah untuk mengurangi sedikit demi sedikit kebiasaan Anda 'bergaul' terlalu lama dengan internet. Misalnya, jika Anda menghabiskan waktu 10 jam sehari di internet, coba kurangi 2 jam saja untuk melakukan kegiatan yang lain seperti rekreasi, ngobrol dan berkumpul dengan keluarga, atau kegiatan sosial lainnya. Cobalah buat jadwal kapan Anda boleh menghabiskan banyak waktu untuk menggunakan internet dan kapan waktu yang tidak boleh diganggu gugat, tapi harus dipatuhi tentunya. Setidaknya dengan begitu, sedikit demi sedikit Anda bisa mengurangi rasa ketergantungan dari internet.
  4. Ubah pola kebiasan online. Salah satu cara untuk mengurangi ketergantungan internet adalah dengan mengubah pola kebiasaan ber-internet. Terbiasa menonton film online? Coba ubah kebiasaan itu dengan cara pergi ke bioskop. Menelepon langsung orang yang kita cari lebih baik ketimbang mengirimkan e-mail. Atau, ubah kebiasaan Anda berbelanja secara 'maya' di internet dengan cara berbelanja langsung ke toko-toko nyata.
  5. Atur ulang jadwal rutinitas. Jika Anda biasanya memeriksa e-mail pada pagi hari setelah bangun tidur, coba periksalah e-mail tersebut setelah sarapan. Tak adal salahnya menikmati waktu sarapan bersama keluarga karena bisa mempererat keharmonisan hubungan. Jika sepulang dari kantor biasanya Anda langsung nongkrong di internet, tunggulah sampai setelah makan malam. Sambil menunggu makan malam Anda bisa berleyeh-leyeh di sofa sambil mendengarkan musik mungkin? (Ningrum - DetikNews)

0 komentar :

Posting Komentar

Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya