Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat (Permendikbud 49/2014 Pasal 1:14)

Sekolah Tinggi Teknologi Garut

Diselenggarakan mulai tahun 1991 dan bernaung di bawah Yayasan Al-Musaddadiyah. http://www.sttgarut.ac.id/

Program Studi Teknik Informatika

Berdiri pada tanggal 30 Juni 1998 dan terakreditasi B. http://informatika.sttgarut.ac.id/

Rinda Cahyana

Dosen PNS Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, dpk Sekolah Tinggi Teknologi Garut sejak tahun 2005

29 Agustus 2008

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

Selamat berpuasa ya ....
semoga segala kebaikan bulan Ramadhan terlimpah untuk kita, amien.


Rasululloh SAW bersabda:

Wahai manusia! Sungguh telah datang pada kalian bulan Allah dengan membawa berkah rahmat dan maghfirah. Bulan yang paling mulia disisi Allah. Hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. Jam demi jamnya adalah jam-jam yang paling utama.

Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakan oleh-NYA. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima dan doa-doamu diijabah. Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan shiyam dan membaca Kitab-Nya.

Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung ini. Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu di hari kiamat. Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin. Muliakanlah orang tuamu, sayangilah yang muda, sambungkanlah tali persaudaraanmu, jaga lidahmu, tahan pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya dan pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarnya. Kasihilah anak-anak yatim, niscaya dikasihi manusia anak-anak yatimmu. Bertaubatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa pada waktu shalatmu karena itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah Azza wa Jalla memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih; Dia menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya, menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya dan mengabulkan doa mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya.

Wahai manusia! Sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu, maka bebaskanlah dengan istighfar. Punggung-punggungmu berat karena beban (dosa) mu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu.

Ketahuilah! Allah ta’ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa Dia tidak akan mengazab orang-orang yang shalat dan sujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan Rabb al-alamin.

Wahai manusia! Barang siapa di antaramu memberi buka kepada orang-orang mukmin yang berpuasa di bulan ini, maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang budak dan dia diberi ampunan atas dosa-dosa yang lalu. (Sahabat-sahabat lain bertanya: “Ya Rasulullah! Tidaklah kami semua mampu berbuat demikian.”

Rasulullah meneruskan: “Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan sebiji kurma. Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan seteguk air.”

Wahai manusia! Siapa yang membaguskan akhlaknya di bulan ini ia akan berhasil melewati sirathol mustaqim pada hari ketika kai-kaki tergelincir. Siapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya (pegawai atau pembantu) di bulan ini, Allah akan meringankan pemeriksaan-Nya di hari kiamat. Barangsiapa menahan kejelekannya di bulan ini, Allah akan menahan murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa memuliakan anak yatim di bulan ini, Allah akan memuliakanya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa menyambungkan tali persaudaraan (silaturahmi) di bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa melakukan shalat sunat di bulan ini, Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka. Barangsiapa melakukan shalat fardu baginya ganjaran seperti melakukan 70 shalat fardu di bulan lain. Barangsiapa memperbanyak shalawat kepadaku di bulan ini, Allah akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan. Barangsiapa di bulan ini membaca satu ayat Al-Quran, ganjarannya sama seperti mengkhatam Al-Quran pada bulan-bulan yang lain.

Wahai manusia! Sesungguhnya pintu-pintu surga dibukakan bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak pernah menutupkannya bagimu. Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak akan pernah dibukakan bagimu. Setan-setan terbelenggu, maka mintalah agar ia tak lagi pernah menguasaimu. Amirul mukminin k.w. berkata: “Aku berdiri dan berkata: “Ya Rasulullah! Apa amal yang paling utama di bulan ini?” Jawab Nabi: “Ya Abal Hasan! Amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah”.

Wahai manusia! sesungguhnya kamu akan dinaungi oleh bulan yang senantiasa besar lagi penuh keberkahan, yaitu bulan yang di dalamnya ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan; bulan yang Allah telah menjadikan puasanya suatu fardhu, dan qiyam di malam harinya suatu tathawwu’.”
“Barangsiapa mendekatkan diri kepada Allah dengan suatu pekerjaan kebajikan di dalamnya, samalah dia dengan orang yang menunaikan suatu fardhu di dalam bulan yang lain.”

“Ramadhan itu adalah bulan sabar, sedangkan sabar itu adalah pahalanya surga. Ramadhan itu adalah bulan memberi pertolongan ( syahrul muwasah ) dan bulan Allah memberikan rizqi kepada mukmin di dalamnya.”

“Barangsiapa memberikan makanan berbuka seseorang yang berpuasa, adalah yang demikian itu merupakan pengampunan bagi dosanya dan kemerdekaan dirinya dari neraka. Orang yang memberikan makanan itu memperoleh pahala seperti orang yang berpuasa tanpa sedikitpun berkurang.”

Para sahabat berkata, “Ya Rasulullah, tidaklah semua kami memiliki makanan berbuka puasa untuk orang lain yang berpuasa. Maka bersabdalah Rasulullah saw, “Allah memberikan pahala kepada orang yang memberi sebutir kurma, atau seteguk air, atau sehirup susu.”

“Dialah bulan yang permulaannya rahmat, pertengahannya ampunan dan akhirnya pembebasan dari neraka. Barangsiapa meringankan beban dari budak sahaya (termasuk di sini para pembantu rumah) niscaya Allah mengampuni dosanya dan memerdekakannya dari neraka.”

“Oleh karena itu banyakkanlah yang empat perkara di bulan Ramadhan; dua perkara untuk mendatangkan keridhaan Tuhanmu, dan dua perkara lagi kamu sangat menghajatinya.”

“Dua perkara yang pertama ialah mengakui dengan sesungguhnya bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan mohon ampun kepada-Nya . Dua perkara yang kamu sangat memerlukannya ialah mohon surga dan perlindungan dari neraka.”

“Barangsiapa memberi minum kepada orang yang berbuka puasa, niscaya Allah memberi minum kepadanya dari air kolam-Ku dengan suatu minuman yang dia tidak merasakan haus lagi sesudahnya, sehingga dia masuk ke dalam surga.” (HR. Ibnu Huzaimah).

17 Agustus 2008

Merdeka !!!


"Kebebasan berarti bahwa si hamba bebas dari belenggu sesama mahluk; kekuasaan mahluk tidak berlaku atas dirinya. Tanda absahnya kebebasan adalah tersingkirnya pembedaan tentang segala hal dalam hatinya sehingga semua gejala duniawi di hadapannya adalah sama." (Imam al-Qusyairi)

Kemerdekaan menurut kamus besar bahasa indonesia artinya keadaan berdiri sendiri (bebas, lepas, tidak terjajah). Kemerdekaan sejati adalah jika kita tidak berada di bawah perbudakan oleh sesama mahluk ataupun diperbudak oleh perubahan keadaan kehidupan duniawi atau ukhrowi; ia hanya akan menjadi budak Alloh SWT. Tidak ada sesuatupun yang memperbudaknya, baik perkara dunia yang bersifat sementara, pencarian kepuasan hawa nafsu, keinginan, permintaan, niat, kebutuhan, ataupun ambisi. Ibrahim bin Adham berkata, "Orang bebsa yang mulia telah keluar dari dunia sebelum ia dikeluarkan dari dunia (wafat)." 

Bisr al-Hafi berkata, "Barangsiapa yang menginginkan rasa kebebasan dan ringan dalam ubudiyah, maka bersihkanlah bathinnya antara ia dan Alloh SWT. Junaid berkata, "Engkau tidak akan dapat mencapai kebebasan sejati selama masih ada sisa dunia dalam hakikat ubudiyah." al-Husain bin Manshur berkata, "Barangsiapa menghendaki kebebasan, hendaklah ia meraih ubudiyah."

Janganlah bersahabat, kecuali dengan orang mulia yang bebas, ia hanya mendengar namun tidak banyak bicara.

MERDEKA !!!

Awal Perjalanan di Institut Teknologi Bandung


Berawal dari ajakan rekan kerja di kampus untuk kuliah pascasarjana bidang information security management system di Universitas Langlangbuana. Saya memang sudah lama bereksperimen dengan kriptografi dan benar-benar berminat mendalami ilmu tersebut. Tetapi Prof. Ali Ramdhani bersikeras menginginkan agar saya masuk ke Institut Teknologi Bandung. Sementara itu rekan kerja dan dosen sewaktu sarjana dulu menyuruh saya untuk tidak melanjutkan studi di ITB tetapi pergi ke Australia.

Dengan dukungan penuh dari Prof. Ali Ramdhani akhirnya saya ikut seleksi masuk pascasarjana Teknik Informatika di ITB pada gelombang ke dua. Tanggal 4 Juli 2008 saya mengikuti English Profiency Test dengan kepasrahan yang total kepada Rabb, karena sebelumnya test semacam itu belum pernah saya ikuti. Tanggal 5 Juli 2008 saya mengikuti Test Potensi Akademin Bappenas dengan harapan agar bentuk test nya seperti yang pernah saya ikuti waktu seleksi kerja di Texmaco atau di Pusat Inkubasi Bisnis Usaha Kecil Jawa Barat.

Beberapa hari kemudian saya dikonfirmasi lolos seleksi EPT dan TPA. Hingga akhirnya tanggal 16 Juli 2008, surat dari ITB datang juga. Saat itu Prof. Ali Ramdhani dan staf kampus sedang berkumpul. Tadinya saya ingin membuka surat itu di rumah saja, tapi ketua jurusan Teknik Komputer membuka surat itu. Akhirnya mau tidak mau keputusan itu harus saya dengar saat itu juga, saya harus belajar di ITB.

Setelah melalui perjalanan registrasi yang melelahkan akhirnya perjalanan itu siap dimulai. Melalu Yahoo Messanger saya segera mengucapkan terima kasih kepada Prof. Rochim Suratman yang selama ini memberi masukan dan semangat. Dengan segala kefakiran, semoga perjalanan ini tidak sia-sia, berhasil, dan memberi banyak tambahan bagi kehidupan.

Semoga, semua pihak yang membantu pembiayaan dalam menempuh studi pasca sarjana diberi pahala sedekah yang diterima oleh Alloh.

Allah Ta'ala berfirman, "Adapun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertaqwa dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (syurga) maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah". {Qs. Al Lail (92) : 5-8} "Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah maha luas (kurnia-Nya) lagi maha mengetahui". {Qs. Al Baqarah (2) : 261}