Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat (Permendikbud 49/2014 Pasal 1:14)

15 September 2012

Perang Teror Melawan Umat Islam

Kita semua prihatin atas demo dengan cara-cara yang melanggar hukum internasional. Dan kita pun prihatin, karena hingga hari ini sang sutradara film innocence of muslims belum atau bahkan mungkin tidak dijanjikan AMRIK akan dihukum. Apa pernah dengar pendeta Terry Jones cs dihukum berat atas aksi bakar alQuran dan penggantungan boneka Nabi Muhammad yang tersebar di internet lalu? Ia memang sempat dijebloskan ke penjara meskipun kemudian dikeluarkan setelah membayar denda sebesar US$ 1. Sama halnya dengan Geert Wilders, dihukum paling lama hanya satu tahun. Dengan hukuman seringan itu, maka teror kepada umat Islam dan perang teror pun tidak akan berhenti. Yang jadi pertanyaan, apakah tatanan dunia ini akan menjadi baik dengan membiarkan teror penghujatan agama Islam dan penghujatan AMRIK dan sekutunya terjadi terus menerus? Apa mereka sudah kehilangan akal sehingga lebih memilih menggunakan cara teror yang mendatangkan teror dari pada diskusi lintas keyakinan? Dan mereka dibiarkan tidak takut untuk melakukannya. Ada agenda apa ini?


Sekiranya dampak dari teror ala Jones atau Wilders itu dapat menyebabkan konflik global, maka seharusnya hukum dapat mencegah bentuk teror seperti ini terulang. Cara pencegahannya adalah hukuman berat. Yang pasti ummat Islam tidak mungkin mengikuti cara Jones atau Wilders meneror umat yang seagama dengan mereka. Dan umat Islam tidak mungkin juga bersikap diam saat Nabi nya dilecehkan. Walau demikian, setidaknya kita semua tahu, bahwa yang terjadi sekarang ini adalah perang teror melawan keyakinan Islam agar ummat Islam tidak bangkit dan tumbuh menjadi kekuatan besar seperti dulu. Setiap orang yang faham sejarah tahu bahwa kekuatan superpower ummat Islam (khilafah) hilang saat pengetahuannya menjadi lemah. Dan sekarang ini ummat Islam sudah dapat mengejar ketertinggalannya dalam pengetahuan dan akan menjadi superpower lagi apabila dapat kembali mengamalkan agamanya secara kaffah. Tidak ada satupun "para penghancur khilafah" yang senang dengan kebangkitan Islam secara parsial atau satu kesatuan, sehingga jalan satu-satunya yang mereka pilih adalah perang teror, mencoba memaksakan fikiran bahwa Nabi Muhammad atau mengamalkan islam secara kafah itu berbahaya bagi dunia ... ya, tentu saja, berbahaya bagi dunia mereka saja sebenarnya :) Mereka melakukannya hanya sekedar mempertahankan hegemoni, kekuatan atas dunia.



0 komentar :

Posting Komentar

Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya