Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat (Permendikbud 49/2014 Pasal 1:14)

06 Februari 2016

Mendorong KPMI di Kwarcab Garut


KPMI / Kelompok Penggerak Masyarakat Informasi merupakan satuan relawan TIK (teknologi Informasi dan Komunikasi) yang dirintis kegiatannya, konsepnya, dan penerapannya sejak menjadi asisten Laboratorium Komputer Sekolah Tinggi Teknologi Garut. Melihat besarnya kemanfaatan KPMI bagi kampus menyebabkan munculnya pemikiran untuk menyebarkan KPMI di Garut. Usaha pertama kali adalah dengan merintis KPTIK / Kelompok Penggerak TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) Pelajar Garut di mana KPTIK Sekolah Tinggi Teknologi Garut didorong untuk membagikan konsep kegiatan kepada perwakilan pelajar yang hadir di acara Seminar dan Pelatihan Sekolah Tinggi Teknologi Garut dan membentuk kepengurusan KPTIK pelajar. Perintisan KPTIK pelajar dan kegiatannya terus dilaksanakan hingga KPTIK Sekolah Tinggi Teknologi Garut diubah namanya menjadi Komunitas TIK Sekolah Tinggi Teknologi Garut. KPTIK ini bagi UPT Sistem Informasi Sekolah Tinggi Teknologi Garut yang pernah saya kelola sebelum tahun 2015 merupakan usaha saya menyediakan relawan TIK dari kalangan mahasiswa untuk penyampaian layanan TIK Sekolah Tinggi Teknologi Garut kepada para penggunanya. Disebut relawan karena semua aktivitasnya semata untuk pengabdian kepada kampus, demi amal dan pengalaman lapangan.

Setelah diangkat menjadi ketua Program Studi Teknik Informatika, KPMI ini diarahkan agar menjadi program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat andalan Sekolah Tinggi Teknologi Garut. Konsep dan teknologi KPMI telah dihasilkan baik melalui penelitian mandiri atau bersama mahasiswa. Walau demikian penerapan KPMI di lembaga pendidikan dibatasi oleh komitmen untuk menjadikan KPMI sebagai kegiatan ekstra kurikuler. Hanya satu lembaga pendidikan saja yang sukses mendorongnya sebagai kegiatan ekstra kurikuler Komunitas TIK, yakni SMK Negeri 10 Garut. Hal ini tidak memberi cukup peluang untuk menunjukan dampak KPMI bagi masyarakat sekitarnya atau bagi Garut khususnya. 

Sementara itu, kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Garut merekomendasikan saya kepada ketua Kwartir Cabang Garut untuk memimpin Saka Telematika. Sebelumnya Kwartir Cabang Garut atas rekomendasi dari Relawan TIK Indonesia dalam acara sosialisasi rintisan Saka Telematika dan  PanduApps di Sukabumi, meminta saya untuk bergabung di kepengurusan Humas, Informasi, Komunikasi, dan Perpustakaan. Amanat ini sempat ditolak dan sempat berfikir untuk mengundurkan diri karena khawatir terhambat oleh kesibukan menerapkan KPMI di Komunitas TIK Garut. Namun demi menghormati kepercayaan tersebut, amanat tersebut pun diemban, tentu saja dengan kinerja yang lamban karena adanya pembagian waktu antara dua pekerjaan di dua tempat yang saat itu dianggap berbeda. Namun lambat laun terfikir bahwa Saka Telematika Garut ini bisa menjadi solusi kebutuhan penelitian KPMI yang selama ini sulit dipenuhi oleh Komunitas TIK Garut. KPMI bisa diadakan di setiap lembaga pendidikan yang memiliki Gugus Depan, sejalan dengan apa yang telah dilakukan di Komunitas TIK Garut. Selain itu ada kesempatan di mana Gerakan Pramuka memiliki budaya relawan sebagaimana Komunitas / Relawan TIK Garut.

Dengan mempertimbangkan hal tersebut dan agar dampak luas yang diharapkan dari KPMI dapat terwujud, saya mendorong ketua Sekolah Tinggi Teknologi Garut untuk membangun kerjasama dengan Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Garut. Selain penerapan KPMI yang bermanfaat untuk riset Sekolah Tinggi Teknologi Garut, kerjasama ini juga bermanfaat bagi Kwartir Cabang Garut untuk memenuhi kebutuhan instruktur dan teknologi informasi. Sebagai bentuk komitmennya, saya mendorong beliau untuk menyediakan ruang multimedia Sekolah Tinggi Teknologi Garut sebagai tempat di mana konsep KPMI ini akan saya jelaskan kepada ketua Kwartir Ranting se kabupaten Garut.

Hal ini saya jelaskan pula kepada ketua Kwartir Cabang Garut di kantor program studi Teknik Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Garut saat menunggu kegiatan Rapat Kerja Kwaran dimulai. Beliau melihat pentingnya kerjasama ini sehingga mengintruksikan kepada sekretarisnya agar di sela-sela pembukaan disisipkan acara penandatanganan piagam kerjasama. Saya kemudian mengintruksikan kepada sekretaris program studi Teknik Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Garut untuk menyiapkan piagamnya. Akhirnya piagam tersebut berhasil ditandatangani, insya Allah menjadi bekal bagi Saka Telematika Garut mewujudkan Praja Muda Karana yang dapat menggerakan masyarakat informasi di Garut dan bekal bagi saya untuk terus mengembangkan KPMI sebagai program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.


0 komentar :

Posting Komentar

Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya