Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat (Permendikbud 49/2014 Pasal 1:14)

21 Februari 2016

Pengantar Himpunan Mahasiswa


Minggu, 22 Februari 2016, hingga pukul setengah satu pagi presentasi ini diselesaikan untuk disampaikan dalam acara Mabim (Masa Bimbingan) mahasiswa baru Prodi (Program Studi) Teknik Informatika STTG (Sekolah Tinggi Teknologi Garut) yang diselenggarakan oleh HIMATIF (Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika). Sebagai ketua Prodi saya ingin memberikan gambaran kepada mahasiswa dan pengurus HIMATIF tentang bentuk kegiatan seperti apa yang harus dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa agar sejalan dengan kebijakan pemerintah dan kepentingan akreditasi Prodi. Melalui presentasi ini saya berusaha mendorong mahasiswa agar turut serta bersama Prodi dalam memenuhi standar kemahasiswan dengan melakukan kegiatan relevan dibawah pengelolaan HIMATIF. 

Karena pengerjaan presentasi ini hingga pagi, saya memerlukan waktu tidur tambahan di pagi hari. Memastikan tubuh bugar diperlukan mengingat lokasi pelaksanaan Mabim lumayan jauh, yakni di Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional Pameungpeuk, sekitar perjalanan 3 jam dari pusat kota. Saya berencana pulang pergi mengingat anak bungsu dari kemarin hingga hari ini demam, khawatir memburuk dan perlu dibawa ke klinik. Selain itu besok harinya di STTG ada pertemuan untuk mengenalkan Prodi Teknik Informatika kepada calon mahasiswa.

Jam 10 an saya mengontak pak Eri Satria, berharap beliau punya waktu untuk menemani ke lokasi Mabim. Alhamdulillah, walau sudah menjelang siang ternyata beliau bisa menemani, sehingga saya tidak perlu sendirian menyusuri jalan ke Pameungpeuk yang berkelok. Namun perlu perjuangan untuk menjemput beliau. Jarak tempuh yang diperlukan ke rumah beliau biasanya sekitar belasan menit, kini harus hampir satu jam. Jalanan dikepung oleh kemacetan karena hari ini adalah pawai milad Garut. Dari jalan pembangunan saya memutar ke copong, bunderan Tarogong, hingga ke hampor. Dalam perjalanan sempat melihat dan berusaha menyapa sekretaris Dinas Komunikasi Informatika Garut yang berada di barisan depan dan mengayuh sepeda ontel bersama komunitasnya. Sempat bertanya di dalam hati, kapan Komunitas / Relawan TIK Garut ikut konvoi atau pameran dalam milad Garut. Tapi pikiran itu buyar setelah menyadari perkumpulan ini belum didaftarkan ke Kesbangpol Garut. Masih perlu waktu untuk bisa melakukan itu, sementara cukup puas dengan kesanggupan menjalankan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Akhirnya jam 12 siang berhasil keluar dari kecamatan Samarang, dan perjalanan menuju Pameungpeuk pun lancar. Acara Mabim dibuka siang hari tanpa kehadiran saya. Syukurlah ada ketua STTG didampingi Wakil Ketua II STTG dan Sekretaris saya membuka acara tersebut. Sementara itu saya masih di daerah Batu Numpang, istirahat sebentar di rumah makan dan menyantap makanan dengan lahapnya saking enaknya masakan di sana. Sampai di lokasi jam 15 an. Setelah berbincang sebentar dengan Wakil Ketua II STTG dan Sekretaris saya, waktu menuju Maghrib dimanfaatkan untuk melengkapi materi presentasi. 

Sekretaris saya menginformasikan kalau materi saya dilaksanakan sekitar jam tujuh malam. Waktu menunggu dimanfaatkan untuk makan Seafood bersama pak Eri di tepi pantai. Satu jam kemudian panitia menghubungi melalui sms dan telpon menginformasikan sesi saya sudah akan dimulai. Makanan enak tersebut pun segera dihabiskan untuk dapat kembali ke lokasi. Ternyata ada dua orang alumni sudah menunggu, yang salah satunya adalah Koordinator Komunitas TIK wilayah Selatan Garut. Saya yang mengundang untuk mengevaluasi pelaksanaan Olimpiade Komunitas TIK se Garut bulan lalu. Karena waktunya bertepatan dengan sesi materi tersebut, saya ajak keduanya untuk menemani penyampaian materi di depan mahasiswa baru dan HIMATIF.

Dalam sesi tersebut saya jelaskan semua bagian Slide, di mana HIMATIF perlu menjalankan tiga kegiatan yakni 1) Kaderisasi anggota dan pengurus HIMATIF yang akan menjamin keberlanjutan program kemahasiswaan, 2) Mewujudkan prestasi akademik dan non akademik, serta 3) Melaksanakan pelayanan kepada masyarakat internal dan eksternal kampus sebagai usaha mendorong ketuntasan kuliah mahasiswa dan bagian dari promosi Prodi. Dan yang terpenting dari itu semua adalah HIMATIF harus mewujudkan transparansi kepengurusan, di mana laporan pertanggung jawaban kepengurusan, pengurus bidang, dan panitia ad-hoc disimpan di Cloud Storage, diterbitkan di situs web HIMATIF, dan disebarluaskan di media sosial. Keterbukaan dokumen di internet dan banyaknya akses kepadanya diharapkan dapat meningkatkan rangking Webometric STTG dari posisi terakhir 1 se Garut, 114 se Indonesia, dan 8010 se dunia. Selain itu juga untuk menjamin tidak terputusnya pengetahuan dari generasi ke generasi sehingga diharapkan ada peningkatan kualitas kegiatan setiap generasinya. 

Presentasi ditutup dengan yel-yel "Informatika, Satu !", dengan makna bersatu untuk menjadi nomor satu. Berikut adalah slide presentasi yang disampaikan :
    


0 komentar :

Posting Komentar

Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya