Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat (Permendikbud 49/2014 Pasal 1:14)

17 Oktober 2016

Menjadi Juri lomba TIK di LT III Kwarcab Garut


Tanggal 17 Oktober 2016 merupakan hari pembukaan LT III yang diselenggarakan oleh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka kabupaten Garut di kecamatan Cisurupan. Pada hari itu saya memenuhi janji menjadi juri untuk lomba TIK. Tawaran untuk menjadi juri ini disampaikan pada tanggal 9 Oktober 2016, saat itu diinformasikan kegiatannya tanggal 18 Oktober 2016. Agak telat saya datang ke lokasi karena harus mengikuti rapat kampus dulu. Begitu sampai di lokasi tidak langsung ke ruang lomba karena mengira lomba dimulai setelah upacara selesai dilaksanakan. 


Di lokasi saya menilai kelas putera. Saya baru diberi tahu kalau lomba TIK nya adalah membuat profil regu dengan menggunakan perangkat lunak aplikasi presentasi. Nampak banyak regu yang membawa laptop dan netbook untuk menuntaskan tantangan tersebut. Ada juga yang menggunakan smartphone untuk membuat aplikasinya. Dan ada dua regu yang membuatnya secara manual di atas kertas karena yang satu tidak membawa perangkat TIK dan satunya lagi batere laptopnya habis. Saya sempat bantu regu yang baterenya habis dengan melihat satu persatu charger milik semua regu, dan sayangnya tidak ada yang cocok. Yang dikerjakan secara manual kami (tim juri) izinkan untuk menghargai usahanya mengikuti lomba.  




Karya adik-adik ini beragam, ada yang hanya mengandalkan template Microsoft Power Point, ada yang menyisipkan gambar yang diperoleh dari ponsel pintar, ada juga yang putih polos tanpa menggunakan template. Satu karya regu dari Kwaran Leles dianggap oleh saya menonjol karena pemilihan warna yang pas dengan kegiatan pramuka (nuansa coklat) dan mengandung unsur lokal (pola batik). Penataan gambar juga relatif baik sekalipun tidak konsisten posisi gambar yang diulangnya. Namun secara keseluruhan hasil akhirnya unggul tipis dibandingkan regu terbaik yang penataan kontennya bagus namun mengandalkan template standar. Akhirnya berdasarkan perhitungan point, untuk kelas putera, perolehan nilai terbesar adalah regu dari kwaran Leles.


1 komentar :

  1. Mantap, menarik sekali ya.. anak2 pramuka dibekali mental mandiri tambah lagi dengan pengetahuan TIK. Semakin mantap saja ...

    Maju terus Garut!

    BalasHapus

Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya