Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat (Permendikbud 49/2014 Pasal 1:14)

25 Februari 2022

Adzan

Disebutkan dalam hadis riwayat Imam Abu Dawud dari Abdullah bin Zaid, ia berkata:

Ketika Rasulullah Saw memerintah memukul lonceng untuk mengumpulkan manusia untuk shalat, suatu malam dalam tidurku aku bermimpi. Aku melihat ada seseorang sedang menenteng sebuah lonceng. Aku dekati orang itu dan bertanya kepadanya; Hai hamba Allah, apakah kamu hendak menjual lonceng itu.

Orang tersebut malah bertanya; Untuk apa? Aku menjawabnya; Agar kami bisa memanggil untuk shalat. Orang itu berkata lagi; Maukah kau kuajari cara yang lebih baik? Dan aku menjawab; Iya.

Lalu dia berkata; Kamu ucapkan; Allaahu akbar allaahu akbar, asyhadu allaa ilaaha illallaah, asyhadu allaa ilaaha illallaah, asyhadu anna muhammadar rosulullah, asyhadu anna muhammadar rosulullah, hayya ‘alash sholaah, hayya ‘alash sholaah, hayya ‘alal falaah, hayya ‘alal falaah, allaahu akbar, allaahu akbar laa ilaaha illallaah.

Ketika esoknya, aku mendatangi Rasulullah Saw dan aku mengabarkan kepada beliau mengenai mimpi (mimpi kalimat adzan). Kemudian Rasulullah Saw berkata; Ini adalah mimpi yang benar, maka bangunlah kamu bersama Bilal karena ia lebih merdu dan lebih panjang suaranya dibanding kamu, lalu kamu diktekan padanya apa yang dikatakan padamu (dalam mimpi).

Abdullah bin Zaid berkata; Setelah Umar bin Al-Khaththab mendengar panggilan Bilal untuk shalat, dia keluar menemui Rasulullah Saw sambil menarik sarungnya, dan dia berkata ‘Wahai Rasulullah Saw, demi Dzat yang mengutusmu dengan benar, sungguh aku telah bermimpi seperti apa yang dikumandangkan Bilal. Kemudian Rasulullah Saw berkata; Bagi Allah segala puji.

---------

Saat itu adzan dikumandangkan dgn dB sebatas kemampuan Bilal r.a atau manusia. Setelah muncul teknologi speaker, dB nya ditingkatkan utk menjangkau banyak audien, dan menaranya ditinggikan utk menghindarkan penduduk dari efek buruk kerasnya suara. 

Saat ini, sebagian wilayah mayoritas muslim telah menjadi kawasan padat masjid. Tanpa pengaturan dB, volume acak akan menimbulkan efek kalah megalahkan. Hal demikian tdk lebih baik dibandingkan volume seragam di angka dB tertentu. Bila dB nya tdk disesuaikan dgn kapasitas speaker, maka kualitas output suaranya akan tdk baik. Sementara itu, keseragaman volume suara menimbulkan resonansi suara yg baik, dan akan semakin baik apabila dibarengi lantunan yg indah.

0 komentar :

Posting Komentar

Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya